LOMBOK TIMUR – Cahaya bukan sekedar pijar mengusir gelap. Namun, hal itu sebagai pertanda hadirnya Pemerintah dalam setiap jengkal jalan rakyat.
Di samping mengatur lalu lintas untuk keselamatan para pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) juga menangani Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi skala prioritas instansi yang dipimpinnya.
Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, H.Muhammad Safwan, SE, saat dihubungi di Ruang Kerjanya oleh Media Suara Nurani di Selong, Rabu (18/2/2026).
Kepada awak media ia mengatakan, berdasarkan data tahun 2024, Kabupaten Lombok Timur memiliki sebanyak 16.203 titik lampu yang tersebar di 21 wilayah Kecamatan di Bumi Patuh Karya tersebut.
Kendati demikian, pemeliharaan dilakukan setiap tahun secara berkala terhadap berbagai kendala teknis seperti: penggantian balon lampu yg mati, kerusakan kerusakan pada jaringan secara bertahap dengan skala prioritas meskipun dengan keterbatas anggaran.
Lebih jauh disampaikan, terkait mekanisme laporan terhadap wilayah yang minim penerangan lampu PJU, dirinya menghimbau masyarakat agar memasukkan laporannya melalui Pemerintahan Desa masing masing atau langsung bersurat kepada Dinas Perhubungan.
“Mekanismenya setelah menerima laporan, dari Dinas Perhubungan sendiri akan menurunkan tim survey terhadap lokasi yang minim penerangan tersebut. Setelah dinyatakan layak barulah pihaknya melakukan pemasangan,” ucapnya pada wartawan.
Langkah yang ditempuh Dinas Perhubungan menegaskan bahwa, Penerangan Jalan Umum di Lombok Timur tidak semata soal infrastruktur. Melainkan, bagian dari upaya memberikan kenyamanan. Khususnya, warga yang beraktivitas pada malam hari.






