LOMBOK TIMUR, – Sebagai wujud kepatuhan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, Pemda Lombok Timur (Lotim) telah menyiapkan lahan seluas 42 hektar guna merealisasikan pembangunan Sekolah Garuda. Proyek pendidikan strategis yang rencana akan dibangun di daerah Menanga Baris, Kecamatan Pringgabaya.
Bupati Lombok Timur, H.Haerul Warisin turun langsung meninjau lokasi, Rabu (15/10/2025).
Disampaikannya, pembebasan lahan untuk Sekolah Garuda adalah bentuk komitmen Pemda untuk mewujudkan Sekolah Garuda Nusantara.
Dibeberkan Haerul Warisin, Sekolah Garuda Nusantara berbeda dengan SMA sederajat atau Sekolah pada umumnya. Baik dari tenaga pendidik maupun kurikulumnya.
Sekolah unggulan ini, kelak akan menjadi cikal bakal yang akan mencetak lulusan berkwalitas dan akan menjadi rujukan bagi sekolah yang lain. Sehingga, tidak heran dalam seleksi penerimaan siswa dirancang cukup ketat. Termasuk kemampuannya diatas rata rata.
“Salah satu syarat Sekolah Garuda ini adalah Pemerintah Daerah harus menyediakan lahan sekurang kurangnya 20 hektar. Dalam hal ini, kita telah menyiapkan 42 hektar. Itu artinya, kita telah melampau dari syarat yang ditetapkan,” ungkap pria kelahiran Sikur, 1 Juli 1963 itu.
Kendati demikian, semua warga negara dibebaskan untuk mendaftarkan diri asalkan memenuhi syarat yang telah ditentukan. Bukannya tidak berdasar, lulusan sekolah Garuda nantinya akan melanjutkan di sekolah ternama di luar negeri.
Esensi dari dibangunnya Sekolah Garuda, sambung haji Iron, adalah mencetak generasi pribumi yang memiliki kompetensi dan sumberdaya manusia yang mumpuni, unggul dan berdaya saing.






