LOMBOK TIMUR, – Di era modern ini, kejahatan digital semakin merajalela. Dunia digital dewasa ini menjadi sasaran kejahatan Cyber dengan berbagai modus operandinya.
Berdasarkan terminologi, peretas (hacker) adalah keahlian seseorang masuk ke dalam situs atau blog dengan membobol kode atau sandi melalui jaringan digital (internet). Secara teknis hacker merupakan kemampuan memodifikasi dengan menjelajahi sistem jaringan komputer.

Di Lombok Timur, sejumlah pejabat tidak luput dari sasaran para hacker. Sebelumnya, Sekda Lombok Timur H.M.Juaini Taufik beberapa waktu lalu terkena hack, dengan modus operandi yang lazim dilakukan. Pelaku biasanya mengirim pesan melalui whatsapp dengan meminta bantuan kepada korban untuk di transfer kan sejumlah uang dengan alasan mbanking lagi error.

Sejumlah pejabat Eselon II di lingkup Pemda Lombok Timur (Lotim) juga telah beberapa kali terkena kejahatan cyber yang semakin meresahkan. Khususnya, para pengguna android/smartphone.
Kini, hal serupa dialami Wakil Bupati Lombok Timur, H.Moh Edwin Hadiwijaya, dalam pernyataan resminya mengatakan, nomer Whatsapp miliknya telah kena hack (Diretas).
“Nomer WA saya dengan nomer 0878 3003 0027 telah diretas, sehingga nomer tersebut tidak saya gunakan lagi. Kami himbau apapun jenis permintaan bantuan atau permintaan jenis apapun agar jangan dihiraukan / diindahkan,” ucap Wabup Edwin. Senin (20/10/2025).
Penjelasan yang sama disampaikan salah seorang wartawan yang tidak mau disebut namanya, ia mengaku menerima pesan whatsapp dari nomer resmi milik Wakil Bupati Lombok Timur, H.Moh.Edwin Hadiwijaya, dengan modus yang sama meminta di transferkan sejumlah uang.
Namun, melihat isi pesan yang tidak jauh berbeda dengan modus operandi yang sama. Mengetahui gelagat mencurigakan dari pesan whatsapp tersebut. Ia pun sengaja memancing pelaku dengan meminta nomer rekening pelaku (peretas).
Ia memastikan bahwa, nomer Wakil Bupati Lotim telah diretas. Hal itu diperjelas dengan statemen Wakil Bupati yang menyatakan bahwa nomernya telah diretas oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dengan maraknya peretasan akun whatsapp pejabat tinggi di lingkup Pemda Lombok Timur, menandakan bahwa, ancaman kejahatan cyber sudah berada disekitar kita. Waspadalah!.






