Lombok Timur – Sebagai wujud menciptakan kondusifitas usai pilkada Fokus Lotim bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lombok Timur menggelar acara Kopi Darat (Kopdar) yang dirangkai dengan Deklarasi Damai dan komitmen bersama mengawal terwujudnya Lotim SMART guna mewujudkan visi bupati dan wakil bupati terpilih (2024-2029).
Hadir pada acara tersebut, Pj Bupati HM Juaini Taofik, Wakil Bupati Terpilih H.Edwin Hadiwijaya, Ketua DPRD Muhammad Yusri dan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis, akademisi, dan para awak media yang digelar di Selong (01/02/2025).
Deklarasi yang ditandai dengan penandatanganan bersama semua hadirin dimulai oleh Wakil Bupati terpilih, Ketua DPRD, dan Pj Bupati. Penandatanganan tersebut kemudian dilanjutkan sejumlah peserta diskusi.
Pada kesempatan itu, Ketua SMSI Lombok Timur Hanapi, M.Si mengatakan deklarasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan Lotim SMART. Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen mengawal proses pembangunan.
“Deklarasi ini adalah bentuk keseriusan kita semua untuk memastikan bahwa pembangunan di Lombok Timur tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, namun jauh dari itu, kesejahteraan dan keadilan untuk masyarakat di bumi patuh karya” tegas Hanapi.
Ia menegaskan, peran media sangat penting dalam mengawal pembangun Lotim SMART. Media juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa informasi tentang pembangunan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
Sebagai awak media yang memiliki fungsi kontrol dan kritis terhadap kebijakan dan program pembangunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, elemen masyarakat, dan media.
Sementara Manager Fokus Lotim Dr.Karomi menyatakan, output yang diharapkan dari deklarasi Damai tersebut, bagaimana peran serta para insan pers memantau pelaksanaan program pemerintah, menyuarakan aspirasi masyarakat, dan memberikan masukan konstruktif untuk Lotim yang lebih baik.
“Deklarasi Damai ini bukan sebatas seremonial belaka, akan tetapi ini adalah langkah awal untuk terus bergerak dan mengawal pemerintahan yang benar benar SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan),” tegas Direktur Fokus Lotim tersebut.
Menurutnya, kemajuan sebuah pembangunan adalah tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah agar bisa memastikan jalannya program Pemda Lombok Timur agar dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mengawal pembangunan di Bumi Patuh Karya tentunya dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan keadilan untuk mewujudkan masyarakat Bumi Patuh Karya yang damai, sejahtera, aman, sentosa dan berkeadilan,” pungkasnya.






