Mengungkap Tabir Dugaan Korupsi Dana Desa, Front Rakyat Menggugat Gelar Aksi, Ini Respon Kejari Selong

- Editor

Friday, 21 February 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa Front Rakyat Menggugat saat unjuk rasa didepan Kejaksaan Negeri Selong Lotim

Foto: Massa Front Rakyat Menggugat saat unjuk rasa didepan Kejaksaan Negeri Selong Lotim

 

Penyalahgunaan Dana Desa, menjadi sorotan hampir di seluruh wilayah Nusantara. Begitu hal nya yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur.

Menyoroti dugaan adanya korupsi Dana Desa, masa aksi yang tergabung dalam Front Rakyat Menggugat (FRM) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur (Lotim), melakukan aksi unjuk rasa terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran di Desa Aikmel Lotim.

Koordinator Lapangan FRM, Sayadi.SH, mengatakan bahwasanya semua orang berkedudukan yang sama di mata hukum. Termasuk mengetahui tansparansi pengalokasian anggaran oleh Pemerintah Desa setempat.

Menurutnya, kuat dugaan adanya praktek dobel anggaran dari aspirasi dewan provinsi yang diakui menggunakan anggaran dana desa.

Ia pun berkomitmen akan membongkar sejumlah kezoliman yang ada di bumi Lombok Timur.

Baca Juga :  Surat Hibah Kades Mamben Daya Dipertanyakan Ahli Waris, BWS Dilema Lokasi Embung Ombe di Pusaran Kasus

Pada kesempatan itu, ia Korlap FRM menyoroti sejumlah program yang diduga bermasalah, dengan nilai yang sangat fantastis hingga mencapai Rp.453.687.750.

Program tersebut antara lain:
1. Kampung Kuliner (2 paket): Rp 86.685.000;
2. Pembangunan Kandang Kolektif dan Biogas: Rp.50.000.000;
3. Rehab Bak Penampung Air Bersih: Rp.104.292.000;
4. Pemasangan Jaringan Perpipaan: Rp 89.710.750;
5. Pembangunan Lapangan Bola Basket: Rp 84.000.000;
6. Pembelian Kotoran Ayam: Rp 20.000.000;
7. Pengadaan Sabit/Arit: Rp 19.000.000.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan anggaran tersebut,” ucapnya pada, (20/2/2025).

Sebelumnya, masa aksi menggelar unjuk rasa di Kantor Inspektorat Lotim.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Gedor RSUD dr.R.Soedjono Selong, Kritisi Sistem Anterean

Sementara, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lotim, I Putu Bayu Pinarta, SH.MH. menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada masa aksi yang menggelar aksi unjuk rasa dengan aman damai.

Dijelaskan nya, akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi masa aksi, tentunya dengan melihat terlebih dahulu apa yang menjadi laporan masa aksi sesuai dengan mekanisme laporan masyarakat.

Hal senada disampaikan, Kasi Pidsus Ida Bagus Putu Swadharma Diputra, SH.MH., bahwa laporan dari Front Rakyat Menggugat (FRM) Lombok Timur akan ditindaklanjuti secara professional

“Kami akan bekerja secara profesional dan akan menindaklanjuti setiap laporan warga. Tentunya, dengan melihat bukti pendukung yang dibawa oleh pelapor,” ujarnya pada wartawan.

Berita Terkait

Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor
Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa
Bermain Hujan Berujung Petaka, Azril Bocah 4 Tahun Hilang Terbawa Arus Drainase
Kemenag Lombok Timur Ambil Langkah Tegas Pasca Pimpinan Ponpes Jadi Tersangka Pencabulan pada Santriwati
Sengketa Lahan di Ekas Buana, LSM Garuda Kawal Proses Hukum, Dorong Musyawarah Mufakat
Solidaritas Untuk John Bala, AMAN Lotim: Bebaskan Pejuang Tanah Adat dari Kriminalisasi
Cuaca Ekstrem Selimuti Bumi Patuh Karya, BPBD Himbau Warga Waspada Bencana
Dibalik Skandal Dana Siluman, LSM Garuda Dorong Aparat Bongkar Dalang Intelektual
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 13 March 2026 - 21:13 WIB

Solidaritas untuk Pasirlangu: Sari Yuliati dan Kosgoro 1957 Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor

Saturday, 28 February 2026 - 18:57 WIB

Terseret Arus dari Lombok Timur, Azril yang Malang Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumbawa

Tuesday, 24 February 2026 - 22:24 WIB

Bermain Hujan Berujung Petaka, Azril Bocah 4 Tahun Hilang Terbawa Arus Drainase

Thursday, 19 February 2026 - 15:33 WIB

Kemenag Lombok Timur Ambil Langkah Tegas Pasca Pimpinan Ponpes Jadi Tersangka Pencabulan pada Santriwati

Saturday, 14 February 2026 - 19:48 WIB

Sengketa Lahan di Ekas Buana, LSM Garuda Kawal Proses Hukum, Dorong Musyawarah Mufakat

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page