Menjaga Harga Jelang Bulan Suci, Dinas Perdagangan Lotim Antisipasi Lonjakan Inflasi

- Editor

Monday, 9 February 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Perdagangan Lotim, Hadi Fathurahman.S.Sos., M.AP

Foto: Kepala Dinas Perdagangan Lotim, Hadi Fathurahman.S.Sos., M.AP

LOMBOK TIMUR – Menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Perdagangan massive melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok. Guna memastikan kestabilan harga. Agar kebutuhan masyarakat tetap terjamin menjelang bulan penuh berkah tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurahman, S.Sos., dalam kepada Media Suara Nurani, Senin, (9/2/2026), mengungkapkan, hingga saat ini harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak, gula, termasuk elpiji masih stabil di pasaran.

Menurutnya, persediaan barang-barang kebutuhan pokok ini juga dalam keadaan cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaannya. Kendati demikian, ia tidak memungkiri dinamika pasar selalu berfluktuasi yang disebabkan oleh iklim cuaca yang tidak menentu. Sebut saja, harga cabe rawit, kata Fathurahman, sangat ditentukan oleh cuaca dan kondisi musim.

“Sejauh ini, harga kebutuhan bahan pokok masih stabil, dan ketersediaan barang mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Lombok Timur Lantik 36 Pejabat OPD

Bahkan, guna mengantisipasi stabilisasi harga jelang ramadhan, khususnya cabe rawit, Dinas Perdagangan Lotim berkolaborasi melibatkan sejumlah elemen seperti “Champion Cabe”. Pengusaha Cabe yang ada di wilayah Lombok Timur. Menurutnya, peran mereka sangat strategis dalam menjaga kestabilan harga cabai di pasar.

Parhurrahman tidak memungkiri ketika permintaan barang meningkat, maka akan mempengaruhi harga dari kebutuhan barang itu sendiri. “Sejauh ini, harga pasar masih mengacu pada Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai langkah antisipasi sebelum inflasi.

“Dalam hukum dagang, suatu kewajaran jika pedagang mencari keuntungan. Tentunya, kesejahteraan masyarakat juga menjadi atensi Pemerintah Daerah. Akan tetapi, jangan sampai menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga merugikan konsumen,” ujarnya pada wartawan.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok, Pemda telah membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang akan terus memantau jika terjadi inflasi. Khususnya, memasuki bulan suci Ramadan.

Selain itu, dalam waktu dekat Dinas Perdagangan berkolaborasi dengan OPD terkait akan menggelar pasar murah untuk masyarakat setempat. Hal itu untuk meringankan beban masyarakat dan sebagai upaya mengendalikan inflasi daerah.

Baca Juga :  Pemerintahan Smart Reshuffle Kabinet Eselon III dan Eselon IV

Lebih jauh disampaikan, untuk menanggulangi potensi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat. Pemda Lombok Timur massive menggelar operasi pasar yang melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) melalui “Satgas Saber Pelanggaran Harga” untuk melakukan pengawasan terhadap komoditas pangan strategis.

Menjelang bulan suci Ramadhan, stabilitas harga bahan pokok menjadi isu yang krusial, dan Pemda Lombok Timur berkomitmen untuk terus mengawasi kondisi pasar guna menghindari terjadinya lonjakan harga yang dapat meresahkan masyarakat.

“Dengan berbagai langkah strategis, diantaranya dengan menggelar pemantauan ketat di Pasar Rakyat, guna menciptakan rasa aman dan memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap terjamin selama bulan penuh berkah. Tentunya, dengan harapan mewujudkan masyarakat Lotim yang Smart,” tutup Fathurahman.

Berita Terkait

Indahnya Berbagi, Kolaborasi Baznas dan TNI-POLRI di Lombok Timur Mengurai Senyum Kaum Kusam
Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas
Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral
Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan
Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas
Hadiri GPIPS NTB, Wakil Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Pasokan Pangan
Lombok Research Center Gandeng BMKG dan Dinas PMD Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Bupati Iron Lantik Pejabat Baru, Parihin Jadi Inspektur dan Husnul Basri Kadis Dukcapil
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 22:52 WIB

Indahnya Berbagi, Kolaborasi Baznas dan TNI-POLRI di Lombok Timur Mengurai Senyum Kaum Kusam

Wednesday, 28 October 2026 - 16:32 WIB

Delapan Tahun Mengabdi, FWMO Lombok Timur Dorong Pers Profesional dan Berintegritas

Friday, 23 October 2026 - 19:48 WIB

Sinergitas untuk Umat, Baznas Lombok Timur Gencar Perluas Kolaborasi Lintas Sektoral

Thursday, 22 October 2026 - 18:41 WIB

Menjaga Asa Pahlawan Devisa, Disnakertrans Lotim Perkuat Layanan Pengaduan

Thursday, 22 October 2026 - 10:44 WIB

Pimpin Hari Santri di Lombok Timur, Wabup Edwin: Dari Bumi Patuh Karya Menyongsong Indonesia Emas

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page