Pro Kontra Bantuan Sembako 40 Milyar, Ini Penjelasan Wakil Bupati Lombok Timur

- Editor

Thursday, 13 March 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati Lombok Timur Ir.H.Moh Edwin Hadiwijaya.MM.

Foto: Wakil Bupati Lombok Timur Ir.H.Moh Edwin Hadiwijaya.MM.

LOMBOK TIMUR, – Pengadaan sembako senilai 40 Milyar yang diperuntukkan untuk masyarakat tidak mampu hangat menjadi perbincangan publik dan menuai pro kontra banyak pihak. 

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Lombok Timur Ir.H.Moh Edwin Hadiwijaya.MM, kepada awak media Kamis, (13/3/2024) menegaskan, bahwa program tersebut adalah upaya strategis dalam mengendalikan harga pangan sebagaimana arahan pemerintah pusat menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.

Dijelaskan mantan politisi Partai Bulan Bintang tersebut, bahwa pengadaan sembako 40 Milyar itu bukanalah bansos atau hibah, karena anggarannya ada pada dinas perdagangan. Sehingga, skemanya harus berbeda.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lotim: BPJS Ketenagakerjaan Diharap Menjangkau Semua Lapisan Masyarakat

“Pemerintah Daerah sebelum memutuskan skema ini, telah melakukan kajian mendalam, salah satu rujukannya adalah arahan Presiden pada 17 Februari di Istana Negara terkait stabilisasi harga pangan,” ujarnya.

Ia pun memastikan penerima bantuan berbasis Kepala Keluarga, bukan individu. Proses pengadaan pun dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa sampai kabupaten. Terkecuali bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) anggota TNI-Polri, Perangkat Desa, serta panitia verifikasi dilarang menjadi penerima bantuan tersebut.

Baca Juga :  Hadiri Pertemuan HMI, Wabup Edwin: Idealisme Harus Menjadi Pondasi

Meskipun demikian, dirinya tidak menampilkan adanya kendala dalam pendistribusian tersebut. Pada kesempatan itu ia menegaskan, bahwa bantuan sembako itu harus benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak menerimanya.

Penerima bantuan sembako, ditegaskan Wakil Bupati harus benar benar tepat sasaran dan namanya telah terdaftar. Karena, yang menjadi atensi pemerintahan saat ini bukan hanya pertahanan negara, tapi juga ketahanan pangan. Karena menyangkut hajat orang banyak.

Berita Terkait

Dari Bumi Patuh Karya, Seruan Menjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa
Kepala BPS NTB: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pilar Perencanaan Pembangunan Nasional
Bupati Lombok Timur Tekankan Akurasi Data pada Pelatihan Sensus Ekonomi 2026
Sekda Lotim Tegaskan MTQ Sebagai Syiar Membentuk Generasi Qur’ani
Semangat Kebangkitan Bangsa Menggema di Kantor Bupati Lombok Timur
Sekda Lombok Timur Buka O2SN 2026, Tekankan Pentingnya Karakter dan Sportivitas Pelajar
Sekda Lombok Timur Sebut ITSKes Muhammadiyah Referensi Dunia Pendidikan Berkemajuan
Giat TMMD ke 128, Wujud Sinergi dan Manunggal TNI bersama Pemda Lombok Timur
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 10:50 WIB

Dari Bumi Patuh Karya, Seruan Menjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa

Friday, 29 May 2026 - 19:32 WIB

Kepala BPS NTB: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pilar Perencanaan Pembangunan Nasional

Friday, 29 May 2026 - 13:19 WIB

Bupati Lombok Timur Tekankan Akurasi Data pada Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

Wednesday, 20 May 2026 - 13:40 WIB

Semangat Kebangkitan Bangsa Menggema di Kantor Bupati Lombok Timur

Monday, 18 May 2026 - 19:58 WIB

Sekda Lombok Timur Buka O2SN 2026, Tekankan Pentingnya Karakter dan Sportivitas Pelajar

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi 

Peristiwa

Nelayan Batu Nampar Selatan Hilang Saat Melaut

Wednesday, 27 May 2026 - 21:06 WIB

TRANSLATE

You cannot copy content of this page