Wejangan Guru BK SMAN 1 Labuhan Haji untuk Siswi yang Merias Wajah Berlebihan

- Editor

Thursday, 20 November 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

LOMBOK TIMUR – Siswi SMAN 1 Labuhan Haji sebagian besar menggunakan riasan wajah. Tidak hanya di hari-hari tertentu, kebanyakan siswi juga kerap menggunakan riasan wajah di jam-jam reguler belajar.

Fenomena ini menjadi hal yang menarik bagi ekskul jurnalis SMAN 1 Labuhan Haji. Apakah riasa wajah berlebihan berdampak buruk bagi siswi? Bagaimana menyikapi fenomena tersebut?

Foto: Safa salah satu jurnalis pelajar SMAN 1 Labuhan Haji saat Sesi Wawancara

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Negeri 1 Labuan Haji Latifatorrahmah menerangkan siswi menggunakan kosmetik secara berlebihan meskipun aturan sekolah telah melarangnya. Ia menjelaskan bahwa penggunaan makeup berlebihan berdampak negatif pada kesehatan kulit remaja, mengubah penampilan sehingga terlihat tidak natural, serta mengganggu fokus belajar karena siswa lebih sibuk memperhatikan penampilan daripada kegiatan sekolah.

Baca Juga :  Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026

“Sebenarnya, sekolah telah menerapkan aturan tertulis dan razia untuk mendisiplinkan siswi. Tapi solusi utamanya adalah kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mengedukasi siswa agar tidak berlebihan dalam berhias,” terang Latifatorrohmah.

Sementara itu, Waka Kurikulum SMAN 1 Labuhan Haji Budiawan Cahyadi, menegaskan makeup berlebihan tidak dibenarkan secara agama maupun tata tertib sekolah. Ia mengimbau siswi untuk tampil natural dan menggunakan produk aman tanpa bahan berbahaya. Budiawan berharap siswi lebih mematuhi aturan dan mengutamakan kesehatan kulit.

Baca Juga :  Merawat Ilmu Menjaga Budaya, Wisuda Institut Elkatari Satukan Religi dan Kearifan Lokal
Foto: Jurnalis Pelajar SMAN 1 Labuhan Haji saat Wawancara

Hal senada disampaikan salah satu siswi SMAN 1 Labuhan Haji, Indah Diratmaja Widiatma. Siswi kelas X itu berpendapat sebenarnya kosmetik tidak berpengaruh terhadap proses pembelajaran.

Ia menegaskan makeup yang dipakainya bukan untuk menarik perhatian, melainkan untuk dirinya sendiri. Sebagai solusi, ia menyarankan penggunaan skincare dasar seperti sunscreen. (safa/atun/karina/zul/ulwan).

Berita Terkait

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026
Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional
Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur
Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu
Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI
Belajar Keselamatan Sejak Dini, Siswa TK Islam Citra Sawing Antusias Ikuti Edukasi Damkar Lombok Timur
Empat Talenta Seni Universitas Hamzanwadi Harumkan Nama NTB, Siap Tampil di PEKSIMINAS
Dikbud Lombok Timur Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam di Luar Ketentuan
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:07 WIB

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026

Thursday, 1 October 2026 - 20:17 WIB

Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional

Wednesday, 16 September 2026 - 19:19 WIB

Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur

Wednesday, 16 September 2026 - 01:30 WIB

Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu

Wednesday, 19 August 2026 - 19:31 WIB

Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page