LOMBOK TIMUR – Sebagai bagian dari implementasi visi smart yang ketiga, Pemda Lombok Timur resmi luncurkan Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPDAH) dan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam agenda pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2026, Kamis (23/5/2025).
Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya.MM, dalam sambutannya mengatakan, bahwa SIPDAH adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah guna mempermudah proses perpajakan, terutama pembayaran pajak secara digital.
Menurutnya, dengan SIPDAH pembayaran pajak daerah tidak lagi bergantung pada prosedur manual, akan tetapi dapat dilakukan secara online, lebih cepat, dan efisien.
Sementara SISKEUDES menurut Edwin, merupakan aplikasi resmi pemerintah yang dirancang untuk membantu pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa secara terkomputerisasi. Aplikasi ini dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.
Kendari demikian, ia tidak menapikan, sejumlah permasalahan sebelum adanya integrasi kedua sistem ini. Di antaranya adalah kurang optimalnya pembayaran pajak daerah yang berdampak pada rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kekurangan pembayaran pajak menggunakan sistem manual adalah dalam perhitungan dan pembayaran pajak, serta keterlambatan pelaporan akibat jarak desa yang jauh dari dinas terkait,” ujarnya.
Lebih jauh disampaikan, dengan adanya integrasi SIPDAH dan SISKEUDES, dirinya optimis berbagai kendala tersebut dapat teratasi.
Ada beberapa keuntungan dari integrasi ini diantaranya: Pembayaran pajak dapat dilakukan secara digital, tanpa harus datang ke kantor Bapenda atau bank penerima.
Selain itu, Pembayaran lebih tepat waktu, tanpa perlu menunggu audit dari Inspektorat dan optimalisasi PAD, yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui skema bagi hasil pajak ke desa. Kelebihan lainnya, Pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa menjadi lebih tertib dan akuntabel.
“Aplikasi tertegrasi ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintahan Iron-Edwin dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan yang berpihak pada kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat Lombok Timur,” tuturnya.






