LOMBOK TIMUR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lombok Timur (Lotim) diharapkan bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna mewujudkan Lotim Smart.
Penjelasan itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur, Ir.H.Moh. Edwin Hadiwijaya.M.M, saat membuka Musyawarah Kabupaten (Mukab) Ke-IX Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Lombok Timur di Lesehan Sekar Asri, Selong, Kamis, 14 Agustus 2025.
Acara yang mengusung tema “Bersama Kadin Maksimalkan Peran Pengusaha dalam Pengelolaan Potensi Ekonomi untuk Mewujudkan Lombok Timur Smart”, dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya: Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, serta DPMPTSP beserta seluruh anggota Kadin Lotim.
Wabup Edwin dalam sambutannya menegaskan, Kadin adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam berkolaborasi memajukan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sehingga, ia berharap kepengurusan baru Kadin dapat menuangkan ide serta gagasan untuk membangkitkan ekonomi daerah. “Kolaborasi dan dialog produktif akan menghasilkan program, proyek, serta kebijakan yang mendukung pengusaha lokal, mendorong investasi, dan menciptakan iklim usaha kondusif,” ucap Edwin.
“Kata kunci dalam membangun kemitraan adalah kolaborasi guna memajukan pertumbuhan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Dipaparkannya, sinergi Pemda Lotim dan Kadin, meliputi: pemberdayaan UKM, pengembangan investasi dan teknologi, pendidikan dan pelatihan vokasi, penyusunan kebijakan pro-investasi, serta penguatan sektor pariwisata.
Sementara itu, Ketua Kadin terpilih, Heri Sabri Akbar.S.Pi.,MM. dalam sambutannya mengatakan, pertemuan itu dalam rangka memilih Ketua Umum sekaligus pelantikan Kadin Lotim periode 2025-2030,” ujarnya.
“Dalam Mukab ke-IX Kadin Lotim ini, kita ingin memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan daerah, serta membangun sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” harap mantan politisi Partai PKS itu.
Di kesempatan yang sama, Ketua Kadin NTB H.Faurani, SE, sangat mengapresiasi keabsahan dan antusiasme Mukab IX. Ia pun mengucapkan rasa syukur, acara terlaksana setelah sekian lama vakum dan mati suri. Bahkan, ia tidak menyangka jumlah pengusaha yang hadir melampaui ekspektasinya.

“Kami berharap, seluruh jajaran pengurus Kadin membangun komitmen untuk memperkuat kemitraan Kadin se-NTB dengan pemerintah daerah setempat,” pungkasnya
Lebih jauh disampaikan Faurani, sebagai wujud pemberdayaan Presiden Prabowo terhadap anggota Kadin se Indonesia. Khususnya di NTB, saat ini ada 52 titik lokasi telah diselesaikan pengurusan izin program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, sampai saat ini sudah beroperasi 8 titik lokasi dapur MBG di NTB.
“Selain program MBG, ada sejumlah program pusat seperti: penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, dan pembangunan infrastruktur,” kata Ketua Tim Kampanye NTB Prabowo Gibran tersebut.






