MATARAM, – Orang yang berilmu tanpa memiliki Akhlak yang mulia, ibarat api yang hanya bisa membakar tanpa bisa menghangatkan. Dalam perspektif agama, orang yang memiliki akhlak dan ilmu akan menjadi penerang dan manfaat bagi orang banyak. Namun sebaliknya, jika ilmu tanpa akhlak, akan menjurus pada ambisi duniawi yang akan menghalalkan segala cara dan membawa kehancuran pada umat manusia.
Sebagaimana insiden viral baru baru ini hampir disemua platform media sosial dan pemberitaan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Zamroni Aziz, dengan arogan melempar gagang mikropon saat pelantikan Kemenag Dompu pada, 19 September 2025.
Hal itulah yang menuai kritikan tajam dari sejumlah tokoh baik aktivis dan pemerhati. Sungguh ironi, Kepala Kemenag yang menjadi pejabat publik dibawah naungan Kementerian Agama, seyogyanya memberikan tauladan dan akhlaq pada jajarannya, justru mencoreng dan merusak marwah dan wibawa institusi yang memiliki slogan ikhlas beramal.
Direktur, Insight for Development and Sustainability (IDEAL) Rohman Rofiki, kepada awak media sangat menyayangkan, orang nomer satu di Kemenag NTB menunjukkan sikap yang tidak patut dicontoh dan tidak mencerminkan akhlak sebagai pejabat di Kementerian Agama.
Menurutnya, pelemparan mikropon pada bawahan saat pelantikan, adalah kemunduran moralitas dan tidak patut ditiru karena mencoreng marwah institusi Kementerian Agama.
“Menyikapi hal ini, kami dari lembaga IDEAL mengutuk keras dan menyerukan Menteri Agama agar mencopot Zamroni Aziz dari jabatannya sebagai Kepala Kemenag NTB,” tegasnya lantang pada (22/9/2025).
Ia pun heran, bagaimana mungkin pelemparan gagang mikropon dianggap sebuah candaan pada acara formal pelantikan Kepala Kemenag Dompu. Ditambah lagi, dengan raut muka masam yang tidak bisa disembunyikan.
Hal senada disampaikan salah satu tokoh masyarakat Lombok Timur, Syafruddin Idris kepada wartawan sangat menyayangkan sikap tidak terpuji yang dipertontonkan Kepala Kemenag NTB pada khalayak ramai.
Pada kesempatan itu, ia mengutip statement Kepala Kemenag disejumlah media yang mengatakan hal itu adalah candaan biasa. Menurutnya, sah sah saja dia berdalih membela diri, namun hal itu telah mencoreng marwah Kementerian Agama.
“Masih banyak orang orang Kementerian Agama yang berkompeten, sehingga kita mendorong Menteri Agama untuk mencopot Zamroni Azis,” pungkasnya.






