LOMBOK TIMUR, – Kehangatan kebersamaan mengalun tanpa protokoler dan tanpa banyak kata dengan suasa sederhana. Mereka adalah para insan pers, wajah-wajah yang selama ini menjadi corong penjaga pilar demokrasi. Kegiatan berlangsung sederhana namun hangat, bersama Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana dan jajaran.
Kebersamaan itu merupakan acara silaturahmi, sembari merayakan Milad ke-7 Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur yang digelar di Lesehan Elen, Sandubaya, Kecamatan Selong, Kamis (30/10/2025).
Acara tersebut dirangkaikan dengan diskusi ringan mengenai peran media dalam menjaga Lombok Timur dari hoax dan prasangka. Karena sejatinya, menjaga konduktivitas bukan hanya tugas seragam coklat, tapi juga para awak media selaku para penyampai berita.
Dalam sambutannya, AKBP Komang menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi FWMO yang memasuki usia tujuh tahun. Ia menyebut kehadiran organisasi wartawan menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga kondusifitas dan membangun citra positif daerah melalui pemberitaan yang berimbang.

“Selamat ulang tahun ke-7 untuk FWMO. Semoga terus jaya, menjadi penyampai informasi yang baik, dan mampu membawa citra positif bagi Kabupaten Lombok Timur,” ujar Kapolres.
AKBP Komang juga menekankan pentingnya konfirmasi dalam setiap pemberitaan. Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab moral menjaga kepercayaan publik terhadap media dengan menyajikan informasi yang berimbang dan kredibel.
“Setiap berita harus dikedepankan konfirmasi. Tujuannya supaya informasi yang disampaikan benar-benar dapat dipercaya,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres mengajak seluruh insan pers bersama kepolisian menjaga situasi tetap kondusif dan memperkuat komunikasi dua arah sehingga terbangun hubungan yang konstruktif.
“Kami hadir untuk mempererat hubungan antara Polri dan media. Jika ada persoalan, mari kita diskusikan. Saya berharap pemberitaan selalu mengedepankan klarifikasi agar kebenaran ditemukan,” ujarnya.
AKBP Komang menegaskan bahwa kepolisian tidak luput dari kekurangan. Karena itu, ia mengajak media untuk terus menjalin sinergitas demi kebaikan bersama.
“Saya tidak mencari musuh, saya ingin bersaudara. Sebagai manusia tentu saya belum sempurna, tapi dengan silaturahmi ini kita bisa merawat hubungan yang positif,” katanya.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan rencana menggelar silaturahmi lebih luas dengan seluruh wartawan dan LSM di Lombok Timur pada November mendatang.
“Bulan November nanti kami akan mengundang semua wartawan dan LSM untuk memperkuat silaturahmi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” tutupnya.
Sementara itu, Pembina FWMO Lombok Timur, Dimyati atau yang akrab disapa Aa Dim, menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran Kapolres bersama jajaran dalam peringatan milad tersebut.
“Kami sebagai media sangat senang dengan adanya pertemuan ini untuk memperkuat jalinan silaturahmi antara Polri dan FWMO,” ujarnya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama jajaran Kapolres Lotim bersama seluruh punggawa insan pers FWMO Lotim.






