Maraknya Pejabat Tersangkut Korupsi, Ini Pandangan Mantan Bupati Ali Bin Dachlan

- Editor

Friday, 21 February 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mantan Bupati Lotim Dr. H.Moh.Ali Bin Dachlan, SH.,MH

Foto: Mantan Bupati Lotim Dr. H.Moh.Ali Bin Dachlan, SH.,MH

LOMBOK TIMUR, – Menyikapi maraknya pejabat Lombok Timur (Lotim) yang tersangkut kasus korupsi di Bumi Patuh Karya, mantan Bupati Lotim Dr.H.Moh.Ali Bin Dachlan. SH.,MH, angkat bicara.

Menurut Ali BD, pentingnya sikap empati dan solidaritas terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang mengalami cobaan. Sikap yang sepatutnya ditunjukkan adalah empati dan dukungan moral, bukan cacian atau kebencian terhadap banyaknya pejabat atau mantan pejabat yang tersangkut kasus korupsi.

Disampaikan mantan Bupati dua periode itu, menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah karena banyaknya harapan, tuntutan, dan tantangan yang dihadapi, sehingga tidak sedikit yang terjerumus dalam kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Pada kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk bersikap bijak ketika mendengar kasus hukum yang menimpa pejabat atau mantan pejabat. Kendati demikian tugas penegak hukum harus tetap dihormati, meskipun dalam praktiknya bisa saja terjadi kekeliruan. Karena, tidak ada, manusia yang sempurna.

Baca Juga :  Dinilai Tidak Berakhlak, IDEAL dan Sejumlah Pemerhati Serukan Menteri Agama Copot Kepala Kemenag NTB

“Perlu di ingat, tidak semua orang yang dipenjara benar-benar bersalah, dan tidak semua yang berada di luar penjara benar-benar tidak bersalah,” imbuh tokoh kontroversi tersebut

Ia pun membeberkan peristiwa di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, kendati berbeda haluan politik tokoh nasional yang akrab disapa Gusdur itu berkunjung di kediaman mantan Presiden Soeharto meskipun telah lengser dari jabatannya. Ditengah himpitan politik dari berbagai tekanan.

Meskipun selama bertahun-tahun memiliki perbedaan pandangan politik, sambungnya, namun Gus Dur tetap menunjukkan sikap empati sebagai sesama manusia dan sesama muslim.

“Perbedaan politik adalah hal yang lumrah dalam kehidupan bernegara. Namun, ketika seseorang tertimpa musibah, rasa empati dan silaturahmi harus tetap dipupuk,” paparnya.

Baca Juga :  Selong Berseri Sinari Kota, Imigrasi Lotim Hadir Nyata Hemat Jarak dan Biaya

Lebih jauh disampaikan, suatu ketika ia pernah berkunjung di sejumlah pejabat yang sedang menghadapi masalah hukum, seperti Wakil Gubernur Bonyo, Bupati Lombok Barat Iskandar, dan Bupati Lombok Barat Zaini Aroni.

Kehadiran dan dukungan moral dari teman-teman, menurutnya sangat berarti dalam menghadapi cobaan tersebut. “Mereka terhibur, masih ada teman yang peduli. Inilah sikap yang seharusnya kita ambil ketika saudara kita mengalami musibah, bukan justru mendoakan keburukan mereka,” ucap pria kelahiran 30 Desember 1948 itu.

“Sebagai pengingat untuk kita semua, dalam kehidupan sosial dan politik, empati dan kebijaksanaan dalam bersikap sangat diperlukan. Sikap saling mendukung di tengah ujian, tanpa menghakimi secara berlebihan. Nilai itulah yang harus tetap dijunjung tinggi oleh semua masyarakat yang memiliki norma dan etika,” Mantan orang nomer satu di Bumi Patuh Karya.

Berita Terkait

Seruput Kopi Hadirkan Inspirasi, Filsafat Lahirnya Komunitas Guru Lauq Indonesia
Indahnya Kebersamaan, Milad ke-7 FWMO Kapolres Lotim Ajak Wartawan Sinergi Menjaga Kondusifitas
Dukung Stabilitas Siskamtibmas, Laskar NTB Bangun Sinergi Bersama Pemerintah dan Aparat Keamanan
Menengok Hukum Adat Untuk Menjaga Lingkungan
Dinilai Tidak Berakhlak, IDEAL dan Sejumlah Pemerhati Serukan Menteri Agama Copot Kepala Kemenag NTB
Menata Masa Depan Indonesia, Presiden Prabowo Harus Benar-Benar Menjadi Presiden Republik Indonesia 
Laskar Sasak Serukan Pemerintah Daerah Lombok Timur Resposif Mendengar Keluhan Masyarakat
Napak Tilas Gerakan Pramuka dari Zaman Kolonial, Sebagai Cikal Bakal Pergerakan Aktivis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 17 November 2025 - 20:59 WIB

Seruput Kopi Hadirkan Inspirasi, Filsafat Lahirnya Komunitas Guru Lauq Indonesia

Thursday, 30 October 2025 - 22:08 WIB

Indahnya Kebersamaan, Milad ke-7 FWMO Kapolres Lotim Ajak Wartawan Sinergi Menjaga Kondusifitas

Wednesday, 29 October 2025 - 14:03 WIB

Dukung Stabilitas Siskamtibmas, Laskar NTB Bangun Sinergi Bersama Pemerintah dan Aparat Keamanan

Thursday, 2 October 2025 - 05:35 WIB

Menengok Hukum Adat Untuk Menjaga Lingkungan

Monday, 22 September 2025 - 08:59 WIB

Dinilai Tidak Berakhlak, IDEAL dan Sejumlah Pemerhati Serukan Menteri Agama Copot Kepala Kemenag NTB

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page