Kepsek SMAN 1 Labuhan Haji: Tidak Ada Pungutan BPP Melainkan Sumbangan Sukarela Berdasarkan Regulasi

- Editor

Monday, 17 November 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepsek SMAN 1 Labuhan Haji saat rapat dengan komite dan wali murid

Foto: Kepsek SMAN 1 Labuhan Haji saat rapat dengan komite dan wali murid

LOMBOK TIMUR, – Pungutan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) SMAN 1 Labuhan Haji kepada wali murid, beredar di sejumlah media.

Menyikapi hal itu, Kepala SMAN 1 Labuhan Haji, Muh. Afturizalinur Adaminata, S.Pd.,M.PKim, kepada awak media pada (17/11/2025) mengatakan, bahwa pungutan BPP tersebut berdasarkan Surat Edaran Gubernur NTB tertanggal 17 September 2025 memoratorium pergub nomor 44 tahun 2018.

Dalam regulasi itu, sekolah diberikan kewenangan dalam menanggulangi kekurangan biaya dalam RAPBS Sekolah melalui kordinasi dengan komite dan pihak wali murid.

Baca Juga :  Guru Lauq Indonesia Gandeng Polyglot Asal Italia Tingkatkan Kompetensi IELTS

“Jadi pungutan itu adalah sukarela dan ada dasarnya, namun demikian dari pihak sekolah sudah menghentikan pungutan BPP tersebut,” ucap Kepala Sekolah.

Dijelaskannya, bahwa pungutan itu untuk menanggulangi biaya biaya yang tidak bisa dicover oleh dana BOS seperti kegiatan ekstrakurikuler termasuk biaya tenaga honorer dan lain sebagainya.

Lebih jauh disampaikan, bagi siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) tidak dipungut biaya apapun. Bahkan, pada rapat wali murid yang digelar pada 1 November 2025 lalu sudah disepakati untuk memoratorium (menghentikan) pungutan BPP tersebut.

Baca Juga :  Kembali Mengukir Prestasi, Tim Pramuka MAN 1 Lotim Sabet Juara Umum Undikma Mataram

Pada kesempatan itu, ia mengucapkan mohon maaf atas adanya miskomunikasi yang disampaikan oleh sebuah media online beberapa waktu lalu.

“Dalam hal ini kami luruskan, tidak ada pungutan pada siswa, melainkan hanya sumbangan sukarela. Itupun berdasarkan regulasi yang ada,” pungkasnya.

Berita Terkait

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026
Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional
Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur
Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu
Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI
Belajar Keselamatan Sejak Dini, Siswa TK Islam Citra Sawing Antusias Ikuti Edukasi Damkar Lombok Timur
Empat Talenta Seni Universitas Hamzanwadi Harumkan Nama NTB, Siap Tampil di PEKSIMINAS
Dikbud Lombok Timur Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam di Luar Ketentuan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:07 WIB

Putri Rahayu, Siswi SMPN 1 Sakra Barat, Siap Berlaga di Ajang Nasional Puteri Batik Cilik 2026

Thursday, 1 October 2026 - 20:17 WIB

Membanggakan, SDN 3 Selong Wakili NTB Lomba Juara Kelas, Siap Berebut Tiket Nasional

Wednesday, 16 September 2026 - 19:19 WIB

Prof Wiro Dorong Mahasiswa Baru ITSKes Muhammadiyah Selong Berani menjadi Entrepreneur

Wednesday, 16 September 2026 - 01:30 WIB

Buka MATAF dan PKKMB, Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Tekankan Pentingnya Adab Diatas Ilmu

Wednesday, 19 August 2026 - 19:31 WIB

Bahasa Sasak Menuju Ruang Digital, Sangkep Internasional I Dorong Korpus hingga AI

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page