LOMBOK TENGAH – Kebaikan yang diberikan dengan keikhlasan tidak pernah berkurang nilainya. Sebaliknya, ia akan tumbuh menjadi keberkahan dan kebaikan untuk sang pemberi itu sendiri.
Kalimat bijak tersebut menggambarkan sebuah ketulusan saat Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN ULP Kopang, saat menyalurkan bantuan sosial kepada para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri membimbing generasi Qurani dalam memahami nilai nilai keagamaan.
Bukan tidak berdasar, pada kesempatan itu, puluhan ustaz dan ustazah menerima bantuan langsung berbentuk uang tunai sebagai bentuk perhatian sekaligus penghargaan atas dedikasi para guru ngaji dalam mengajarkan nilai nilai religius.
Bantuan sosial tersebut adalah wujud kepedulian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui YBM PLN terhadap guru ngaji. Hal itu sekaligus menjadi penanda bahwa PLN tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan bagi masyarakat. Namun, PLN juga berupaya memberikan manfaat sosial melalui penyaluran dana zakat yang dihimpun dari para pegawainya kepada kelompok yang berhak menerima.
Kepada awak media, Manager PLN ULP Kopang, Luthfi Saufi Al Idrus, ST.,MM., Rabu, (10/6/2026) mengatakan bahwa, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para ustaz dan ustazah yang selama ini menjalankan tugas mulia di tengah masyarakat. Menurutnya, para guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta memperkuat pemahaman agama bagi generasi penerus bangsa.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat menjadi tambahan semangat bagi para penerima untuk terus melanjutkan pengabdian dalam bidang pendidikan keagamaan.
“Amanah ini bersumber dari zakat para pegawai PLN disalurkan melalui YBM PLN agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ucap Luthfi.
Sementara itu, Pemerintah Desa Kopang menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Perhatian yang diberikan kepada para guru ngaji dinilai sebagai bentuk penghargaan yang patut diapresiasi, mengingat peran mereka yang selama ini konsisten membimbing anak-anak dalam mempelajari ilmu agama.
“Kami segenap pemerintahan Desa Kopang mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada YBM PLN yang disalurkan langsung oleh bapak
Manager PLN ULP Kopang,” katanya penuh haru.
Lebih jauh disampaikan, bantuan sosial tersebut adalah wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat setempat.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memberikan dukungan secara material, tetapi juga menjadi pengakuan atas pengabdian para ustaz dan ustazah yang telah meluangkan waktu serta tenaga demi pendidikan keagamaan.
“Program yang dijalankan YBM PLN menunjukkan bahwa, masih banyak pihak yang peduli terhadap perjuangan para guru ngaji. Sebagai ucapan syukur kami mendoakan agar seluruh pegawai PLN yang telah berbagi melalui zakat memperoleh balasan kebaikan, kesehatan, dan keberkahan dalam kehidupan mereka,” ujarnya dengan mata berkaca kaca.
Hal senada disampaikan salah seorang guru ngaji penerima bantuan, dengan penuh rasa syukur mengucapkan terimakasih atas kepedulian YBM PLN Kopang terhadap para ustaz dan ustazah sebagai garda terdepan membentuk generasi Qur’ani di bumi yang memiliki slogan Tatas, Tuhu, Trasna.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan, perhatian kepada para guru ngaji menjadi pengingat bahwa pengabdian yang tulus tidak pernah luput dari penghargaan. Bantuan yang disalurkan di Desa Kopang bukan sekadar penyerahan bantuan sosial. Melainkan simbol kebersamaan kepedulian dan pengabdian PLN dalam memberdayakan masyarakat setempat.






