Kebutuhan Hidup Melambung, Gaji Belum Terbayar Honorer Lotim Meradang

- Editor

Tuesday, 18 February 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR, – Gaji bulan Januari – Februari 2025 tak kunjung dicairkan, ribuan tenaga Non Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lombok Timur tumpah ruah di jalanan menuntut hak mereka yang belum dibayarkan. Terlebih lagi menjelang bulan Puasa tinggal menghitung hari.

“Selama dua bulan kami berpuasa, lalu dengan apa kami memenuhi kebutuhan hidup kami yang kian melambung” ucap para demonstran yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) pada Selasa, (18/2/2025).

Baca Juga :  Wakil Bupati Lotim: Pramuka Adalah Agen Perubahan Generasi Muda

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Dr. H.Mugni membenarkan, bahwa dua bulan gaji tenaga non ASN belum dibayarkan Pemerintah Daerah.

Hal itu bukan tidak berdasar, kata Mugni, karena adanya edaran dari pemerintah pusat kepada seluruh Kepala Daerah seperti Gubenur, Bupati dan Walikota se-Indonesia untuk menunda pembayaran gaji tenaga Non ASN.

“Untuk sementara pembayaran gaji tenaga honorer, kita akan menunggu regulasi terhadap pengangkatan PPPK paruh waktu, adapun untuk gajinya akan dirapel setelah para honorer itu resmi terangkat,” tuturnya.

Baca Juga :  Lombok Membara, Gedung DPRD NTB Ludes Terbakar Gejolak Massa Tak Terbendung, Ini Pemicunya

Hal senada disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lotim, Drs.H.Muhammad Holdi, bahwa tenaga Non ASN akan diberikan gajinya setelah mendapatkan SK PPPK paruh waktu.

“Setelah prosesnya selesai, sebagaimana mekanisme yang ada, gaji mereka pasti akan dibayarkan,” tuturnya pada awak media.

Berita Terkait

Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok
Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global
Stok Gas Elpiji 3 Kg di Lotim Aman Versi Pertamina, Faktanya Rakyat Berebut Siapa Cepat Dia Dapat
HKMAN ke-27 Refleksi Perjuangan Hak Masyarakat Adat di Bumi Patuh Karya
Kunjungan Menteri Kehutanan di Lombok Timur, 560 Hektare Hutan Resmi Dikelola Rakyat
Semrawut Tata Kelola Selaparang Finansial, LK2T Dorong Pemangku Kebijakan Audit Total Jajaran Direksi dan Komisaris
Balas Dendam Kematian Ali Khamenei, Rudal Balistik Iran Bombardir Israel dan Pangkalan Armada Amerika
Miris, Mencuri Labu untuk Buka Puasa, Pria asal Cianjur Dianiaya hingga Tewas
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 18:20 WIB

Tidak Digubris Duta Besar, inilah Pengakuan Gaetano Di Carluccio, Warga Italia Terjerat Narkotika di Pulau Lombok

Thursday, 16 April 2026 - 23:01 WIB

Hadiri Diskusi Lintas Negara, Sari Yuliati Tegaskan Peran Hutan Indonesia sebagai Aset Strategis di Pasar Karbon Global

Tuesday, 7 April 2026 - 21:41 WIB

Stok Gas Elpiji 3 Kg di Lotim Aman Versi Pertamina, Faktanya Rakyat Berebut Siapa Cepat Dia Dapat

Monday, 16 March 2026 - 22:29 WIB

HKMAN ke-27 Refleksi Perjuangan Hak Masyarakat Adat di Bumi Patuh Karya

Saturday, 7 March 2026 - 10:34 WIB

Kunjungan Menteri Kehutanan di Lombok Timur, 560 Hektare Hutan Resmi Dikelola Rakyat

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page