LOMBOK TIMUR – Geliat wisata di Bumi Patuh Karya Lombok Timur (Lotim) kini telah menjadi pilihan para pencinta destinasi wisata bahari. Tentunya, hal itu tidak terlepas dari promosi wisata para pemangku kebijakan.
Sebagaimana Balap Sampan tradisional yang digelar oleh masyarakat pesisir pantai, tepatnya di Wisata Mangrove Teluk Jor Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur. Even tersebut tiada lain untuk mempromosikan geliat wisata setempat.
Ketua Festival Balap Sampan Tradisional, Ayunan, kepada awak media mengatakan, giat tersebut sebagai sarana promosi, guna mendukung destinasi wisata bahari di Lombok Timur.
“Festival ini, adalah untuk yang kedua kalinya digelar di Lokasi wisata teluk Jor, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, dan akan dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 19 – 24 Februari 2025,” tuturnya pada wartawan.
Hal senada disampaikan Camat Jerowaru, Kamaruddin, ia menyampaikan apresiasinya kepada Pemdes Jerowaru, Panitia Penyelenggara, segenap warga Dusun Jor dan Dusun Badui yang telah melaksanakan acara Balap sampan Patuh Karya Season II.
“Puji syukur alhamdulillah berkat semangat dan kebersamaan kita, acara ini berlangsung dengan baik meskipun ditengah keterbatasan dana,” ucap Kamaruddin.
Pada kesempatan itu, ia berharap kepada Pemda Lotim melalui Dinas Pariwisata, semoga kedepan bisa dianggarkan untuk Festival Balap Sampan sebagai wujud memajukan kelestarian budaya serta kearifan lokal.
Ia pun menghimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga keselamatan dan menjunjung tinggi sportivitas. Event Balap Sampan menurutnya bukan hanya ajang untuk mencari siapa yang menjadi juara. Namun, yang tidak kalah penting adalah ajang untuk memupuk silaturahmi. Khususnya, masyarakat Kecamatan Jerowaru.
“Kami menghimbau, semua peserta dan seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan demi suksesnya Festival Balap Sampan ini,” pungkasnya.






