LOMBOK TIMUR, – Sejumlah korban yang merupakan petugas lapangan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang mengalami insiden kecelakaan saat melaksanakan tugas beberapa waktu lalu, merupakan bagian dari keluarga besar Pemda Lombok Timur. Sehingga, penanganan medis mereka harus diatensi dan dioptimalkan.
Penjelasan itu disampaikan, Bupati Lombok Timur (Lotim) H.Haerul Warisin saat mengunjungi para korban di RSUD dr.Raden Soedjono Selong Selasa (1/10/2025).
Pada kesempatan itu, orang nomer satu di Bumi Patuh Karya itu atas nama Pemda Lombok Timur menyampaikan empati mendalam atas insiden kecelakaan yang menimpa delapan petugas Damkarmat Lotim pada insiden yang terjadi di simpang empat Pancor Trade Center (PTC) pada Selasa 30 September 2025.
Bupati menyampaikan keprihatinannya pada para korban, khususnya, salah satu petugas yang harus diamputasi karena kejadian tersebut.
Dalam kunjungannya, Bupati ingin memastikan pelayanan medis, termasuk perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada seluruh korban.
Menurut pria asal Desa Sikur tersebut, bahwa para petugas Damkarmat telah menjalankan tugas mulia dengan penuh dedikasi. Sehingga, hak hak dan pelayanan mereka merupakan tanggungjawab sepenuhnya dari Pemda Lombok Timur.
“Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja petugas Damkarmat, maka kita akan usulkan mereka untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu,” ujar Haerul Warisin.
Lebih jauh disampaikan, Bupati yang akrab disapa Haji Iron itu, menghimbau para jajaran Damkarmat, khususnya para petugas lapangan untuk memperhatikan keselamatan dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, tugas mereka memiliki resiko yang berat.
“Kita berharap, kejadian serupa tidak terulang, dalam hal ini Pemda Lotim akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi resiko agar tidak terjadi kejadian serupa,” tuturnya.






