Diantara Ombak Muara Seriwe, Perahu Kecil Pembawa Keranda Mengoyak Nurani dan Air mata

- Editor

Wednesday, 5 November 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: warga Seriwe membawa keranda jenazah dengan sampan kecil menuju Tempat Pemakaman Umum

Foto: warga Seriwe membawa keranda jenazah dengan sampan kecil menuju Tempat Pemakaman Umum

LOMBOK TIMUR — Sebuah video prosesi pemakaman warga Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, menjadi viral di sejumlah media sosial. Dalam video tersebut, warga terlihat mengangkut keranda jenazah menggunakan sampan kecil menyeberangi muara menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Di tempat yang seharusnya diiringi lantunan doa dan langkah tenang para kerabat dan pengantar jenazah. Miris, tangisan duka cita harus ditemani riak air dan bunyi dayung yang mengiring jenazah. Pemandangan ini mengoyak nurani mengundang empati warga.

Menyikapi hal itu, Kepala Desa Seriwe, Hudayana, saat dihubungi awak media pada Rabu, (05/11/2025) membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskannya, bahwa jenazah dalam video itu adalah warganya yang bernama, Fajar (45), Warga Dusun Seriwe Penyonggok yang meninggal dunia baru-baru ini.

Ia pun tidak menyanggah, prosesi pengangkutan jenazah menggunakan sampan karena tidak adanya akses jalan menuju TPU. “Ini sudah lazim dilakukan setiap prosesi pemakaman, dikarenakan penyeberangan melalui muara adalah jalur tercepat hanya menempuh waktu 5 menit telah sampai ke TPU,” ujarnya pada wartawan.

Baca Juga :  Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan
Foto: jembatan kayu yang dibangun Pemdes Seriwe pada tahun 2022, namun hancur karena bencana puting beliung tahun 2024 lalu.

Kondisi tersebut, sambung Hudayana, telah berlangsung sejak lama. Kendati demikian, dirinya bersama jajaran telah melakukan ikhtiar dan menghadap Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin, beberapa waktu lalu, agar segera dibangunkan akses jalan guna mempermudah mobilitas masyarakat. Terutama, anak anak yang hendak ke sekolah.

“Akses jalan dari dusun Penyonggok menuju dusun Seriwe merupakan kebutuhan yang krusial dan akses vital warga kami. Terutama anak anak sekolah, jika air pasang anak anak harus menunggu air surut untuk menyeberang,” ujarnya dengan mata berkaca kaca.

Lebih jauh disampaikan, Pemerintah Desa Seriwe, pernah membuat terobosan dengan membangun jembatan penghubung pada tahun 2022 lalu. Melalui APBDes Perubahan dengan menggelontorkan anggaran sebesar 212 juta rupiah. Meskipun hanya jembatan bambu, karena anggaran seadanya.

Namun, memasuki tahun 2024 jembatan yang menjadi tumpuan dan akses jalan warga satu satunya akhirnya ikut roboh diterpa bencana alam angin puting beliung bersama sejumlah rumah warga juga ikut rusak parah.

Baca Juga :  Geliat Destinasi Pariwisata Kian Membahana, Ini Penjelasan Kadispar Lotim

“InsyaAllah nanti Pemda Lombok Timur yang bangun,” ucapnya mengutip kalimat Bupati Iron.

Dijelaskan Kades Seriwe, terkait dengan kondisi jembatan yang dibangun dengan kayu dan kondisi arus yang keras, menjadikan jembatan itu amblas. Termasuk bantuan sampan untuk penyeberangan anak anak sekolah yang telah rusak parah. Juga telah disampaikan dan direspon baik orang nomer satu di Lombok Timur.

Ia menyadari, membangun jembatan permanen butuh biaya besar. Tidak akan mungkin bisa dianggarkan lagi melalui APBDes. “Kita sangat berharap Pemda Lombok Timur merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat desa Seriwe,” pungkasnya.

Meski demikian, masyarakat Seriwe akan tetap berharap jembatan penghubung Dusun Penyonggok dan Seriwe Induk segera terwujud. Karena bagi mereka, jembatan itu bukan hanya mempersatukan dua wilayah. Melainkan wujud kepedulian pemerintah mendengar jeritan dan tangisan rakyatnya.

Berita Terkait

APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah
Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi
Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan
Ketua DPC PPP Lotim Tegaskan DPRD agar Tidak Masuk ke Ranah Internal Partai Lain
Sinergi Forkopimcam Sukamulia Jembatani Warga dan Perusahaan hingga Berujung Damai
Aktifitas PT Terus Jaya Abadi Dikeluhkan Warga, Asap dan Kebisingan Jadi Sorotan
Surat Pergantian Fraksi PPP Tertahan di DPRD Lotim, Ketua DPW PPP NTB: Jika Dipersulit Kita akan Tempuh Jalur PTUN
Koperasi Tiga Berlian Kayangan Klarifikasi Polemik Surat Himbauan, Wakil Ketua: Tidak ada Kaitannya dengan Dinas Koperasi
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 23:53 WIB

APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah

Thursday, 3 September 2026 - 23:33 WIB

Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi

Wednesday, 2 September 2026 - 19:00 WIB

Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan

Friday, 28 August 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPC PPP Lotim Tegaskan DPRD agar Tidak Masuk ke Ranah Internal Partai Lain

Saturday, 22 August 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Forkopimcam Sukamulia Jembatani Warga dan Perusahaan hingga Berujung Damai

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page