Perjuangan dan ikhtiar tiada henti tidak akan mengkhianati hasil. Pribahasa itu pantas disematkan pada Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) Drs.H.Haerul Warisin,M.Si – Ir.H.Moh Edwin Hadiwijaya.MM, usai dilantik di Jakarta (20/2/2025).
Bukan tidak berdasar, Pasangan yang mengusung jargon SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) itu keluar sebagai pemenang Pilkada Lombok Timur dengan perolehan suara 237.120. menang diatas 4 kandidat lainnya yang merupakan tokoh politik kawakan di Lombok Timur.
Usai dilantik di Istana Kepresidenan, pasangan SMART mengucapkan apresiasi dan terimakasih nya sembari memohon doa dan dukungan dari masyarakat Lombok Timur agar bisa menjalankan amanah untuk memimpin Bumi Patuh Karya.
Lebih jauh disampaikan, yang menjadi skala prioritas dalam kepemimpinan nya adalah melaksanakan visi-misi dari program SMART. Namun, tidak kalah penting dari itu, adalah mengawal kebijakan dan program program pemerintah pusat demi kemakmuran rakyat. Khususnya, masyarakat Lombok Timur.
Ia pun berharap dukungan dari semua elemen masyarakat untuk bahu membahu bersinergi membangun Lombok Timur yang lebih baik.
“Salam takzim untuk semua keluarga dan masyarakat Lombok Timur yang kami cintai, kami memohon doa agar senantiasa dalam keadaan sehat walafiat selama menjalani orientasi retret,” ucap mantan wakil bupati Ali Bin Dachlan tersebut penuh haru.
Program retret ini adalah inisiasi dari Presiden terpilih Prabowo Subianto dan kabinet merah putihnya.
Ada sebanyak 961 pasangan kepala daerah terpilih hasil dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan mengikuti retret di Akademi Militer, Magelang, Provinsi Jawa Tengah. yang berlangsung dari tanggal 21- 28 Februari 2025.
Retret sendiri berfokus pada peningkatan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan para Kepala Daerah, dengan tujuan utama guna menyelaraskan visi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperkuat koordinasi antar pemimpin daerah.
Untuk diketahui, secara umum, retret bermakna menarik diri sejenak dari rutinitas untuk melakukan refleksi atau pembelajaran.
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret diartikan sebagai proses menarik diri sementara dari kesibukan dunia untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.






