Warga Rumbuk Demo Kepala Desa, Ini Alasannya

- Editor

Thursday, 21 August 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Orator masa aksi, Ahmad Patoni, saat berunjuk rasa di Desa Rumbuk

Foto: Orator masa aksi, Ahmad Patoni, saat berunjuk rasa di Desa Rumbuk

LOMBOK TIMUR – Pemerintahan Desa Rumbuk saat ini tidak transparan, terlebih lagi terkait adanya dugaan penyelewengan Dana Desa oleh oknum Kepala Desa. Termasuk, tidak adanya sosialisasi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa(RPJMD) pada masyarakat.

Pidato tersebut disampaikan, Ahmad Patoni, orator massa aksi saat menggelar aksi unjuk rasa bersama sejumlah warga didepan halaman Kantor Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Kamis, (21/8/2025).

Ahmad Patoni dalam orasi menegaskan, kehadirannya bersama warga dalam rangka menyampaikan aspirasi, masyarakat atas adanya dugaan penyelewengan anggaran Desa, semenjak Kepala Desa (Kades) dilantik.

Menurut Patoni, sebelum dilantik menjadi Kepala Desa, kata Patoni, sang Kades bahkan sempat mengambil pembayaran sebuah lahan pecatu, dan menurutnya hal itu telah menyalahi aturan. Sehingga, hal itu menjadi awal permasalahan itu muncul.

Baca Juga :  Solidaritas Untuk John Bala, AMAN Lotim: Bebaskan Pejuang Tanah Adat dari Kriminalisasi

Ditegaskan Patoni, dirinya melihat tidak ada transparansi penggunaan dana desa, termasuk tidak adanya sosialisasi terhadap RPJMD kepada masyarakat Rumbuk.

“Ada sejumlah ketimpangan dalam pemerintahan Khaerul Anwar, semenjak ia menjabat tidak adanya transparansi. Belum lagi terkait pembangunan desa yang amburadul. Sehingga, menyebabkan terjadinya pergolakan yang sempat memicu perseteruan antara warga dan kepala wilayah,” beber Patoni.

Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan tersebut, karena menurutnya, keluhan warga telah lama disampaikan. “Dalam waktu dekat, kita akan laporkan sejumlah dugaan penyelewengan dana Desa Rumbuk ke pihak Kejaksaan,” ucapnya geram.

Terpisah, Kepala Desa Rumbuk, Khaerul Anwar, berdalih dalam setiap pelaksanaan kegiatan selalu dipampang setiap anggaran kegiatan yang bisa diakses oleh semua masyarakat.

Baca Juga :  Surat Hibah Kades Mamben Daya Dipertanyakan Ahli Waris, BWS Dilema Lokasi Embung Ombe di Pusaran Kasus

Menanggapi adanya tuduhan pengambilan uang pecatu, diungkapkannya, terkait sewa menyewa telah melalui prosedur yang legal. “Akad sewa menyewa itu adalah sah, karena akad itu dilaksanakan usai saya dilantik,” kata Khaerul Anwar.

Adapun terkait penyusunan RPJMD, sambung Kepala Desa Rumbuk tersebut, tetap melalui mekanisme Musyawarah Dusun. Disampaikannya, kegiatan itu tetap melibatkan warga setempat.

“Terkait masalah laporan, saya serahkan pada pihak yang berwajib, dalam hal ini para penegak hukum. Bahkan, dari pihak inspektorat telah melakukan kroscek dibawah, sejauh ini aman dan tidak bermasalah,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa itu dikawal ketat Aparat Kepolisian Polres Lombok Timur.

Berita Terkait

APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah
Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi
Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan
Ketua DPC PPP Lotim Tegaskan DPRD agar Tidak Masuk ke Ranah Internal Partai Lain
Sinergi Forkopimcam Sukamulia Jembatani Warga dan Perusahaan hingga Berujung Damai
Aktifitas PT Terus Jaya Abadi Dikeluhkan Warga, Asap dan Kebisingan Jadi Sorotan
Surat Pergantian Fraksi PPP Tertahan di DPRD Lotim, Ketua DPW PPP NTB: Jika Dipersulit Kita akan Tempuh Jalur PTUN
Koperasi Tiga Berlian Kayangan Klarifikasi Polemik Surat Himbauan, Wakil Ketua: Tidak ada Kaitannya dengan Dinas Koperasi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 23:53 WIB

APPMBGI DPD I NTB Turun Langsung Meninjau Dugaan Keracunan Massal di Lombok Tengah

Thursday, 3 September 2026 - 23:33 WIB

Pesona Pesisir Labuhan Haji Kalah oleh Tumpukan Sampah, Pedagang minta DLHK berikan Atensi

Wednesday, 2 September 2026 - 19:00 WIB

Beli Mobil di Facebook Berujung Laporan Polisi, Sanip ungkap Kejanggalan dan Dugaan Penipuan

Friday, 28 August 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPC PPP Lotim Tegaskan DPRD agar Tidak Masuk ke Ranah Internal Partai Lain

Saturday, 22 August 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Forkopimcam Sukamulia Jembatani Warga dan Perusahaan hingga Berujung Damai

Berita Terbaru

TRANSLATE

You cannot copy content of this page